Resmi, Gojek Beroperasi di Thailand – Portal Industri Otomotif Indonesia News, Manufaktur, & Gaya Hidup Terkini


Tarif Batas Bawah Ojol di Jabodetabek Jadi Rp 2.250

Resmi, Gojek Beroperasi di Thailand

Ilustrasi mitra pengemudi Ojol Gojek tengah mengantar penumpang – dok.Motoris

Bangkok, Motoris – Raksasa ride-hailing dan pengantaran makanan asal Indonesia, Gojek, mulai Rabu (16/9/2020) kemarin resmi beroperasi di Thailand. Kehadiran Gojek – yang bermitra dengan perusahaan sejeis merek lokal – itu dinilai bakal memperkuat merek mitra lokal, sehingga menarik investor.

“Merek lokal mungkin terlalu lemah untuk menjadi menarik. Ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan tindakan seperti itu (bersatu dengan Gojek untuk memperkuat dan menumbuhkan bisnis mereka), karena pengguna dan restoran sekarang ini sudah terbiasa dengan layanan pesan-antar makanan setelah pandemi (Covid-19),” tutur Pakar e-commerce Pawoot Pongvitayapanu, seperti dikutip Bangkpk Post, Rabu (16/9/2020).

Pada bulan Juli lalu, Get – yang merupakan perusahaan ride-hailing lokal Thailand – telah menyatakan akan menyatukan aplikasi dan mereknya di bawah Gojek sebagai bagian dari strategi jangka panjangnya. Perusahaan berdalih ingin membuat dampak positif dan mendorong inovasi bagi pelanggannya di pasar Thailand.

“Setelah kami menjajal pasar dengan menggunakan merek lokal Get selama 18 bulan, inilah saatnya untuk mengubah merek dan meluncurkan Gojek dengan merek aplikasi tunggal,” kata Country General Manager Gojek Thailand, Pinya Nittayakasetwat.

Country General Manager of Gojek Thailand, Pinya Nittayakasetwat – dok.Bangkok Post

Menurut dia, dengan menyatukan merek-merek lokal di ASEAN, maka selain meningkatkan pengalaman pengguna, perusahaan juga akan berkembang untuk melakukan langkah agresif dalam investasi dan ekspansi yang cepat.

Gojek telah beroperasi di Singapura, Filipina, Vietnam, dan Thailand. Di Vietnam, sebelumnya Gojek menggunakan brand GoViet yang diluncurkan kembali sebagai Gojek pada 5 Agustus lalu.

“Dengan memiliki satu aplikasi, kami memiliki arsitektur teknologi dan ribuan insinyur dari Gojek, yang dapat membantu mempercepat peluncuran layanan baru lebih cepat dengan sistem back-end yang mulus, ” ucap Pinya.

Ilustrasi, pengemudi ojek online Gojek – dok.Motoris

Aplikasi Gojek di Thailand menyediakan tiga layanan yakni pesan-antar makanan, tumpangan sepeda motor, dan kurir. Sedikitnya 50.000 mitra pengemudi dan 30.000 mitra pedagang makanan di kawasan Bangkok yang telah bergabung.

Sementara itu Co-Chief Executive Gojek, Kevin Aluwi, mengatakan Thailand merupakan pasar strategis bagi Gojek dan operasi tim lokalnya terbukti berhasil. Dia menyebut visi Gojek adalah mendapatkan setengah pendapatannya dari pengguna di luar Indonesia.

“Memiliki merek global yang bersatu adalah cara dari mewujudkan perjalanan menuju visi itu,” kata Aluwi.

Ilustrasi, pengemudi ojek online Gojek tengah menunggu order penumpang di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta – dok.Motoris

Menurut Co-Chief Executive Gojek, Andre Soelistyo , saat ini Gojek telah beroperasi di 215 kota di ASEAN dengan lebih dari 170 juta unduhan aplikasi. Gojek memiliki 2 juta mitra pengemudi dan 500.000 mitra pedagang yang 96% di antaranya merupakan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). (Fat/Ara)

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

You may also like

More From: INDUSTRI

DON'T MISS