Pol-polan Garap ASEAN, Mitsubishi Berniat Produksi Mobil di Myanmar – Portal Industri Otomotif Indonesia News, Manufaktur, & Gaya Hidup Terkini


Pol-polan Garap ASEAN, Mitsubishi Berniat Produksi Mobil di Myanmar

Pol-polan Garap ASEAN, Mitsubishi Berniat Produksi Mobil di Myanmar

Produksi mobil Mitsubishi di Jepang – dok.Nikkei Asian Review

Tokyo, Motoris – Mitsubishi Motors tengah menimbang kepurusan untuk memproduksi mobil di Myanmar, sebagai bagian dari strategi barunya untuk lebih fokus ke wilayah Asia Tenggara (ASEAN) seiring langkah mengurangi intensitasnya di Eropa dan wilayah pasar utama lainnya. Pabrikan berlambang tiga berlian ini akan menggandeng Mitsubishi Corporation yang kini masih menggenggam 20% saham.

Rencana kebijakan itu terungkap dari pernyataan Chief Executive Officer Mitsubishi Motors Corporation, Takao Kato, seperti dikutip laman Nikkei Asian Review, Selasa (4/8/2020). Kato menyebut, perusahaannya menggandeng Mitsubishi Corporation – yang fokus di aspek perdagangan – karena perusahaan tersebut selama ini telah berpengalaman di Myanmar.

Hanya, soal kapan kehadiran Mitsubishi Motors untuk memproduksi mobil di negara yang dulu dikenal dengan nama Burma itu, serta seperti apa bentuk bisnis tersebut hingga kini belum diputuskan. Tetapi yang pasti, langkah itu merupakan bagian dari rencana jangka menengah pabrikan yang dirilis akhir Juli lalu.

“Produsen mobil itu akan mengalokasikan sumber dayanya ke wilayah tersebut (ASEAN), yang selama ini menghasilkan sekitar seperempat dari total penjualan perusahaan (Mitsubishi Motors),” tulis Nikkei.

Mitsubishi Triton versi terbaru yang diproduksi di pabrik Mitsubishi di Thailand – dok.Istimewa

Hingga saat ini, pabrikan telah memiliki basis produksi di Vietnam, Thailand, Indonesia dan Filipina. Bahkan pendirian pabrik baru di Vietnam juga sedang dipertimbangkan. “(Sehingga) Rencananya, akan menambahkan Myanmar ke dalam daftar (pembangunan pabrik baru,” tambah Nikkei menjelaskan.

Mitsubishi Motors dalam keterangan resmi akhir bulan lalu menyebut akan mengurangi skala operasi di Eropa dan kawasan utama lainnya melalui pengurangan tenaga kerja. Selain itu, manajeen juga enunjau kembali sistem kompensasi (gaji dan bonus ) untuk memangkas biaya tenaga kerja hingga 15% hingga akhir tahun fiskal fiskal 2021.

Dalam jangka menengah itu pula, Mitsubishi menutup pabrik dan menghentikan produksi mobil yang penjualannya terus merosot. Mobil tersebut adalah SUV Mitsubishi Pajero yang diproduksi di pabrik milik pabrikan yang berlokasi di Ghifu, Jepang bagian tengah. Pabrik tersebut juga diakhiri kiprahnya.

Sebelumnya, Reuters melaporkan Mitsubishi Motors Corporation (Mitsubishi) memperkirakan sepanjang tahun fiskal 2020/2021 (1 April 2020 – 31 Maret 2021) pihaknya bakal menelan kerugian operasi hingga 140 miliar yen atau sekitar Rp 19,2 triliun (kurs moderat hari itu, 1 yen Jepang = Rp 137,27). Nilai kerugian itu merupakan nilai kerugian yang terbesar dalam 18 tahun terakhir (atau sejak tahun 2002).

Ilustrasi, Mitsubishi Motors – dok.US News & World Report

Sementara, Kyodo News yang juga mengutip laporan keuangan Mitsubishi Motors di hari yang sama melaporkan, sepanjang kuartal pertama tahun fiskal 2020/2021 – yakni di rentang April – Juni 2020, Mitsubishi membukukan rugi bersih 176,16 miliar yen atau sekitar Rp 24,18 triliun.

“Mitsubishi Motors Corporation mengatakan, pihaknya membukukan kerugian bersih 176,16 miliar yen pada kuartal pertama tahun fiskal yang berakhir Juni karena melambatnya penjualan global menyusul pandemi vitus corona,” tulis Kyodo News. (Fer/Ara)

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

You may also like

More From: MANUFAKTUR

DON'T MISS