Pabrik Baterai Listrik Tak Lama Lagi Berproduksi di RI, LG Segera Masuk – Portal Industri Otomotif Indonesia News, Manufaktur, & Gaya Hidup Terkini


Kemenhub Siapkan Diskon Biaya Uji Tipe Kendaraan Listrik

Pabrik Baterai Listrik Tak Lama Lagi Berproduksi di RI, LG Segera Masuk

Ilustrasi pengisian baterai mobil listrik di SPLU – dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Langkah Indonesia menuju era kendaraan listrik kini terbukti selangkah lebih maju, karena komponen-komponen utama – khususnya baterai sel untuk kendaraan itu – sudah bisa diproduksi di dalam negeri. Bahkan, sejumlah produsen utama baterai dunia, antara lain LG Chem disebut juga berancang-ancang bikin pabrik di Tanah Air.

Kabar segera berproduksinya industri pembuat baterai sel itu diungkapkan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, saat webinar persiapan penyelenggaraan Indonesia Modification Expo (2020) di Jakarta, Rabu (1/7/2020). Menurut dia, dalam kondisi di tengah paparan dampak wabah virus corona (Covid-19) ke perekonomi dan sosial global, kondisi industri otomotif nasional masih menarik.

Sejumlah investasi masih masuk, dan proses konstruksi pabrik yang dibangun investor otomotif (termasuk Hyundai Motor Group) masih terus berlangsung. “Kemudian untuk cell battery (baterai sel), pada akhir tahun ini, atau awal tahun depan nanti, sudah ada industri yang berproduksi menghasilkan baterai,” papar Putu.

Baterai untuk motir listrik Lexus UX 300e – dok.Insideevs

Hanya, Putu tak menyebut nama perusahaan atau industri yang akan berproduksi tersebut, berikut lokasi dimana mereka berada. Tetapi, yang pasti, hingga saat ini perusahaan yang telah dalam proses pembangunan pabrik adalah pabrikan asal Cina dengan lokasi di wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, serta Maluku Utara.

Selain dari Cina, beberapa pabrkan pembuat baterai untuk kendaraan listrik lain juga disebut-sebut tengah berancang-ancang masuk dan mendirikan pabrik di Indonesia. Salah satunya, yang santer dikabarkan adalag, pabrikan asal Korea LG Chem yang bakal berkongsi dengan Hyundai Motor Group.

Kabar itu diungkap seorang pejabat LG Chem kepada Reuters Selasa (23/6/2020) lalu. “Kabar itu muncul ketika produsen mobil global tengah bergerak untuk mengamankan pasokan baterai kendaraan listrik bagi mereka, sebagai langkah antisipasi kenaikan penjualan kendaraan listrik seiring dengan subsidi pemerintah dan langkah-langkah di seluruh dunia yang terus berusaha mengurangi emisi karbon,” tulis Reuters.

Ilustrasi, kantor LG Chem. Perusahaan ini sejak tahun 2011 lalu tercatat sebagai pabrikan pembuat baterai untuk kendaraan listrik terbesar ketiga di dunia – dok.Istimewa

LG Chem Ltd selama ini dikenal sebagai pabrikan baterai listrik pemasok ke berbagai pabrikan termasuk Tesla Inc dan General Motors. Pada akhir 2011, LG Chem adalah pembuat ketiga terbesar di dunia dengan kapasitas produksi tahunan 1 miliar sel. Pabrikan ini juga dikenal sebagai pemasok baterai untuk kendaraan listrik Ford Focus, Chevrolet Volt, dan Renault ZOE.

Sebelumnya, dalam siaran pers Badan Koordinasi Penanaman Modal (VKPM) RI, Sabtu (19/4/2020) lalu, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan pabrikan ini diketahui juga telah berinvestasi di Indonesia dengan investasi senilai US$1,55 miliar. Sepadangkan Presiden Hyundai Asia Pasific, Lee Young Tack menyatakan, pabriknya mulai beroperasi pada tahun 2021 nanti.(Fer/Ara)

Presiden Joko Widodo bersama pimpinan Hyundai Motor Company dan Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia usai penandatatangan kerjasama investasi Hyundai di Indonesia – dok.Istimewa

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

You may also like

More From: INDUSTRI

DON'T MISS