HD350, Motor Kolaborasi Harley dengan Benelli Siap Diproduksi – Portal Industri Otomotif Indonesia News, Manufaktur, & Gaya Hidup Terkini


HD350, Motor Kolaborasi Harley dengan Benelli Siap Diproduksi

HD350, Motor Kolaborasi Harley dengan Benelli Siap Diproduksi

Harley-Davidson HD 350 dengan mesin QJ350 – dok.Istimewa via Infomoto.com.au

Zhejiang, Motoris – Qianjiang Motorcycle Group Company yang merupakan perusahaan induk dari pabrikan motor Benelli diketahui telah mendaftarkan hak paten atas motor hasil kolaborasi antara Benelli dengan Harley-Davidson, yakni HD350 ke China National Intellectual Property Administration (Lembaga Nasional Kekayaan Intelektual Cina). Artinya, motor yang berbasis motor sport naked Benelli 302 yang disebut-sebut ditujukan untuk pasar Asia itu siap diproduksi.

“Desain HD350 ini berbagi banyak dengan Benelli TNT300 dan versi selanjutnya yakni Benelli 302S. Tetapi dengan roda baru, buntut yang lebih tinggi, postur yang lebih pendek, fender, lampu depan, dan bodywork-nya lebih tajam,” tulis laman Motorycles dan Sino Auto, Senin (3/8/2020).

Bahkan rangka set baja, swingarm, suspensi, hingga sistem pegeremannya juga sama dengan model andalan Benelli tersebut. Sedangkan mesin yang diusungnya merupakan mesin Qianjiang QJ350.

Jantung pacu berkubikasi 353 cc dua silinder itu diperkirakan mampu menyemburkan tenaga hingga 36 hp. Namun, baik Harley-Davidson maupun Qianjiang Motorcycle belum memberikan keterangan resmi berapa semburan tenaga dan torsi ketika mesin itu dicangkokkan ke HD350.

Harley Davidson HD350 yang dikembangkan bersama Benelli – dok.Istimewa

Terebih, hingga kini belum ada informasi resmi terkait dengan jadwal produksi dan wilayah yang bakal dibidik Harley-Davidson di Asia. Begitu pun dengan besaran harga yang dipatok untuk motor yang memiliki bobot (basah) 176 kilogram tersebut.

Sementara, laman Infomoto dan Asian Market News melaporkan, setahun yang lalu ketika isu pengembangan motor HD 350 ini bergulir, bos Harley-Davidson saat itu, Matt Levatich menegaskan pengembangan model-model bermsin kecil merupakan salah satu upaya memperluas target bidikan di pasar. Pasalnya, dengan model bermesin kecil dengan label Harley-Davidson diyakini akan menarik minat calon konsumen yang lebih luas.

Maklum, pabrikan asal Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat itu selama ini dikenal sebagai pabrikan dengan model bermesin besar dan membidik target pasar kalangan usia dewasa yang mapan. Sementara, sejak beberapa tahun terakhir penjualan pabrikan menyusut seiring dengan mengkerutnya pangsa pasarnya, menyusul para penggemar motor gede Harley-Davidson yang semakin bertambah usianya dan berkurang jumlahnya.

Mesin HD350 – dok.Istimewa via Motorcycle.com

Oleh karena itu, untuk menggaet kalangan usia muda atau milenial, gaya desain, kubikasi mesin, serta wilayah pemasaran di perluas. Terlebih, Asia – Pasifik dalam beberapa tahun terakhir menjadi pasar yang memberi kontribusi signfikan dan paling aktif kepada penjualan pabrikan.

Hanya, kini Levatich telah lengeser dan digantikan oleh sosok baru, Jochen Zeitz. Sehingga, apakah kebijakan bos baru itu masih sejalan dengan Levatich, hal itu menjadi pertanyaan, termasuk rencana penjualan Harley-Davidson 350 ini. (Fan/Ara)

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

You may also like

More From: NEWS

DON'T MISS