Gegara Corona Jalanan Sepi, Waze PHK 5% Karyawan – Portal Industri Otomotif Indonesia News, Manufaktur, & Gaya Hidup Terkini


Gegara Corona Jalanan Sepi, Waze  PHK  5% Karyawan

Gegara Corona Jalanan Sepi, Waze  PHK  5% Karyawan

Ilustrasi, pengguna Waze – dok.Pymnts.com

California, Motoris – Perusahaan penyedia aplikasi navigasi dan pemetaan gratis, Waze Ltd, telah memangkas 5% jumlah karyawannya, atau 30 orang karena sepinya pengguna menyusul sepinya lalu-lintas di kota-kota besar di dunia setelah merebaknya wabah virus corona (Covid-19). Perusahaan yang kini dimiliki oleh Google itu, sebelumnya mempunyai 555 orang karyawan.

Seperti dilaporkan The Verge dan The Times of Israel, Kamis (10/9/2020), Waze juga menutup kantor di sejumlah negara yang berada di Asia-Pasifik dan Amerika Latin. Rinciannya, di Malaysia, Singapura, Kolombia, Chili, Argentina, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Brasil, serta Meksiko.

Chief Executive Officer Waze, Noam Bardin, menegaskan perusahaannya memilih fokus ke negara-negara yang kini kegiatan bisnisnya masih berkembang. “Kami akan memikirkan kembali priorita. Karena itu, kami telah memutuskan untuk memfokuskan sumber daya kami pada peningkatan produk untuk pengguna. Kami juga mempercepat investasi untuk infrastruktur teknis, dan memfokuskan kembali upaya penjualan dan pemasaran di sejumlah kecil dari negara-negara yang memiliki nilai tinggi,” papar dia.

Ilustrasi, kemacetan lalu-lintas – dok.Istimewa

Perusahaan yang dibeli Google dari Uri Levine – perusahaan Israel – pada tahun 2011 ini, beralasan dampak Covid-19 yang mebuat sepinya jalanan kota-kota besar dari hiruk-pikuk kendaraan menjadi alasannya. Sebab, banyak masyarakat yang bekerja dari rumah.

Penurunan jumlah penggunaan aplikasi menyebabkan pendapatan dari iklan juga menyusut drastis. Jumlah pengguna terus menurun dari bulan ke bulan. Bahkan, pada bulan Maret – ketika banyak negara memberlakukan lockdown wilayahnya – jumlah pengguna Waze anjlok hingga 60%.

Sekadar catatan, Waze didirikan oleh dua ahli perangkat lunak Israel yakni Ehud Shabtai, dan Amir Shinar dengan nama Lingmap. Pada bulan Desember 2011, perusahaan ini sudah mempekerjakan sebanyak 80 orang pegawai.

Kantor Waze di Israel – dok.The Times of Israel

Dari jumlah tersebut, 70 orang bekerja di kota Ra’anana, Israel dan 10 orang lainnya bekerja di kantor yang berada di Palo Alto California, Amerika Serikat. Namun, pada Juni 2013 Google membeli perusahaan itu dengan nilai US$ 1,1 miliar. (Fan/Ara)

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

You may also like

More From: INDUSTRI

DON'T MISS